Objekberita.id – Minahasa. Demokrasi Desa Touliang Oki, Kecamatan Eris semakin hangat dengan hadirnya sosok calon Hukum Tua yang mencuri perhatian warga: Djolly Sualang.Dikenal sebagai pribadi yang cerdas, rendah hati, dan dekat dengan masyarakat, nama Djolly Sualang kini jadi buah bibir di warung kopi, di kobong, hingga di group WhatsApp keluarga Touliang Oki.
Kecerdasan yang Membumi
Warga menilai Djolly Sualang bukan hanya pintar berdiplomasi, tapi cerdas mencari solusi. “Dia dengar dulu baru bicara. Pikirannya tajam, tapi hatinya lembut. Kalo ada masalah desa, dia tidak langsung janji, dia ajak duduk sama-sama cari jalan,” ujar Oma Ellen, warga Jaga 1.
Rekam Jejak Mumpuni: Dari Kampus ke Kampung
Dukungan warga mengalir bukan tanpa alasan. Djolly Sualang memiliki latar belakang yang jarang dimiliki calon lain: Mantan Dosen Fakultas Hukum Memastikan tata kelola desa taat aturan, dana desa transparan & akuntabel. Pengacara Berpengalaman membela hak rakyat kecil. Siap pasang badan untuk lindungi tanah kobong & usaha warga. Sekretaris Yayasan GMIM AZR Wenas Paham sinergi desa-gereja. Memastikan program desa sejalan dengan nilai Kristiani & pelayanan diakonia. Plt. Rektor UKIT Tomohon Punya jaringan pendidikan tinggi. Membuka jalan beasiswa & pelatihan untuk anak-anak Touliang Oki. Plt direktur AKPER Bethesda Tomohon yang sekarang sudah berubah bentuk jadi STIKES Bethesda Tomohon, dan jabatan serta pengalaman organisasi lainnya.
Latar belakang pendidikan dan pengalaman organisasi membuat Djolly mampu merancang program desa yang realistis. Dari tata kelola dana desa yang transparan, pemberdayaan pengrajin mebel khas Touliang Oki, hingga digitalisasi pelayanan untuk lansia. Rendah Hati, dan tidak menjaga Jarak. Meski cerdas, Djolly tidak hidup di “menara gading”. Warga sering jumpa dia di acara duka, kerja bakti, ibadah kolom, bahkan bantu angkat kayu di bengkel mebel. “Dia pe sifat Amsal 11:2: ‘Keangkuhan mendatangkan kehinaan, tetapi pada orang yang rendah hati ada hikmat'” kata Jemmy Politon, Meidy Kolondam dan Hero Sualang selaku tim pemenangan. 
“Saya bukan Superman. Saya cuma anak Touliang Oki yang Tuhan titipkan sedikit hikmat dari kampus, pengalaman dari pengadilan, dan hati pelayan dari GMIM. Mari torang ‘Maju Bersama, Sejahtera Bersama’. Kalo Tuhan angkat, saya siap jadi kaki, tangan mata dan telinga untuk desa,” ucap Djolly saat ditemui usai pengambilan nomor urut Pilhut pada hari Minggu (10/05/2026).
Mendapat nomor 2 sangat disyukuri Djolly Sualang karena nomor ini adalah nomor yang diinginkannya. Visi untuk Touliang Oki Victory Bersama, Djolly membawa semangat V = Victory: V = Visi membangun Touliang Oki yang rukun & diberkati, V = Value melayani dengan integritas, bukan bagi-bagi doi. V = Voice dengarkan suara rakyat kecil, janda, petani, tukang mebel. “Touliang Oki tidak butuh Superman. Touliang Oki butuh Super Team: Hukum Tua + Perangkat + Rakyat + Tuhan. Itu Victory sejati,” tegasnya.
Harapan Warga
Dukungan mengalir bukan karena politik uang, tapi karena rekam jejak. “Torang pilih Djolly Sualang karena dia cerdas tapi tidak sombong. Dia tahu adat, takut Tuhan, cinta Touliang Oki,” kata Bung Rendy Maramis, Kaum muda dari Jaga 2. PilHut Touliang Oki 2026 diharapkan jadi pilhut damai dan bermartabat. Dan sosok seperti Djolly Sualang jadi harapan baru agar “dari pinggir Danau Tondano lahir desa teladan di Minahasa”. Yeremia 29:7 “Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada TUHAN, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu.” — Ayat ini jadi pegangan Djolly Sualang untuk Touliang Oki. (HenceKaramoy)
Sosok Djolly Sualang: Otak Cerdas, Hati Merakyat, Siap Abdikan Diri Sebagai Kepala Desa Dukungan Warga Terus Bertambah













