Menuju Kota Mandiri: Mengurai Potensi Raksasa dan Kerangka Ekonomi CDOB Amurang

AMURANG, ObjekBerita.id — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) bersama Pergerakan Masyarakat Kota Amurang (Permata) menggelar Round Table Discussion (RTD) di Kantor KPU Minahasa Selatan, pada Jumat (18/9/2026).

Diskusi kali ini fokus membedah potensi serta kemandirian fiskal Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Kota Amurang berbasis hilirisasi dan optimalisasi maritim.

Hadir sebagai pembicara utama, Ketua Umum Permata Donny Jahya Tampemawa, S.H., M.H.

Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa pembentukan kota baru harus bertumpu pada ekonomi yang kuat demi pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

Ada tiga pilar penggerek ekonomi Amurang, yakni pusat perdagangan/jasa/keuangan, logistik dan transportasi, serta Kawasan Industri RUKAPI seluas 2.000 hektar,” ungkap dia dalam pemaparannya.

Ia melihat, strategi hilirisasi hasil kebun dan laut harus mutlak agar nilai tambah ekonomi tetap berputar di daerah.

Ketua Umum FORKOM PKA Boy Tumiwa yang hadir di kegiatan ini bersama pelaku usaha Sonny Sariowan menyoroti letak geografis Amurang yang sangat strategis.

Optimalisasi Pelabuhan Amurang diproyeksikan mampu memangkas jarak dan biaya distribusi logistik menuju Bolaang Mongondow Raya hingga Gorontalo dibandingkan jika lewat Pelabuhan Bitung.

Diskusi ini berhasil merumuskan Peta Potensi, Fiskal, Investasi, Persoalan, serta Roadmap Awal Pembangunan CDOB Kota Amurang.

Perwakilan FORKOM PKA dan Permata menegaskan terbuka untuk berkolaborasi dengan seluruh pihak demi memperkuat argumentasi kelayakan pemekaran Kota Amurang.

(***/TamuraWatung)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed