Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Senator Maya Rumantir Juga Tekankan Pendeta Harus Bangun Jembatan, Bukan Tembok

Kota Manado178 Views


Manado – Objekberita.id. Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, pemuka agama khususnya pendeta diharapkan mampu menjadi jembatan yang menghubungkan nilai keimanan dengan realitas kewarganegaraan. Hal ini penting guna memastikan jemaat tumbuh menjadi individu yang takut akan Tuhan sekaligus bangga sebagai bagian dari bangsa Indonesia. Pesan mendalam tersebut disampaikan oleh Senator RI, Dr. Maya Rumantir, MA., Ph.D., saat menggelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Gereja Bethel Indonesia (GBI) Harapan, Paniki Dua, Mapanget, Manado, pada hari Sabtu (13/12/2025).

Di hadapan ratusan jemaat dan masyarakat setempat, Senator Maya Rumantir menjelaskan bahwa peran hamba Tuhan sangat strategis dalam mengimplementasikan nilai-nilai kebangsaan. Sebagai pemimpin spiritual dan moral, suara pendeta memiliki pengaruh besar bagi masyarakat. “Pendeta memiliki peran krusial dalam membentuk karakter jemaat yang tidak hanya saleh secara spiritual, tetapi juga bertanggung jawab sebagai warga negara yang baik,” ujar peraih R.A Kartini Award – Exemplary Women in Action for Human Rights pada Juni 2025 tersebut.

Anggota DPD – MPR RI ini mencontohkan peran nyata pendeta dalam menghadapi pesta demokrasi. Menurutnya, pendeta berkewajiban memberikan literasi politik agar jemaat menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab dan tegas menolak politik uang. “Pendeta harus menjaga gereja tetap netral dari politik praktis, namun tetap vokal dalam menyuarakan kebenaran, keadilan, dan perdamaian bagi bangsa,” tegasnya.


Lebih lanjut, Anggota DPD RI Komite 4 dan sosok yang dikenal sebagai pencetus ‘Lawatan Obor Perdamaian dan Persahabatan ini menekankan prinsip biblika dalam kewarganegaraan, merujuk pada pesan “Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar”. Ia mengajak para hamba Tuhan untuk membangun “jembatan yang indah” melalui dialog dan pengertian, bukan justru membangun tembok pemisah.

“Nilai-nilai universal dalam iman kita sangat sejalan dengan nilai luhur Pancasila dan UUD 1945, seperti persatuan dalam keberagaman dan keadilan sosial. Dengan teladan hidup, pendeta bisa menginspirasi jemaat untuk menjadi warga negara yang aktif, peduli, dan berkontribusi pada kerukunan bangsa,” tambah Senator yang di kenal aktif melakukan kunjungan kerja sampai ke pelosok desa ini.

Kegiatan ini mendapat apresiasi hangat dari jemaat. Gembala Sidang GBI Harapan, Pdt. Tommy Sahelatua, S.Th., mengaku sangat terberkati dengan materi yang disampaikan. “Kami berterima kasih atas kehadiran Ibu Senator. Penyampaian materinya sangat cair, penuh kegembiraan, dan tidak membosankan. Kami sangat berharap di lain waktu beliau bisa kembali hadir untuk mengisi mimbar mingguan di gereja ini,” ungkap Pendeta Tommy. (HenceKaramoy)