Kemarau Berkepanjangan! Bupati Ronald Kandoli: Jangan Sampai Kelalaian Picu Kebakaran Besar  

MITRA, Objek Berita.id – Mengantisipasi potensi meningkatnya risiko kebakaran akibat musim kemarau yang berkepanjangan, Bupati Minahasa Tenggara (Mitra), Ronald Kandoli mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menahan diri dari segala bentuk aktivitas yang dapat memicu munculnya api. Secara khusus, masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran sampah maupun pembukaan lahan dengan cara dibakar.

Berikut poin-poin penting imbauan pencegahan kebakaran yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara:

LARANGAN BAKAR SAMPAH DAN LAHAN: Jangan membakar sampah di pekarangan, kebun, maupun lahan kosong. Kondisi vegetasi yang sangat kering saat ini membuat api mudah sekali merambat luas dan sulit dikendalikan.

WASPADA PUNTUNG ROKOK: Dilarang membuang puntung rokok sembarangan, terlebih di area rumput kering, semak belukar, maupun kawasan yang rawan terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

KONTROL SUMBER API: Jangan pernah meninggalkan sisa pembakaran, perapian, maupun api unggun dalam kondisi masih menyala dan tanpa pengawasan di tempat terbuka. Pastikan benar-benar padam total.

PERIKSA INSTALASI LISTRIK: Lakukan pemeriksaan berkala terhadap jaringan dan instalasi listrik di rumah maupun bangunan guna mencegah terjadinya korsleting akibat beban berlebih atau kabel yang sudah tidak layak pakai.

PELAPORAN CEPAT: Apabila terlihat titik api, asap mencurigakan, atau kejadian kebakaran, segera laporkan kepada aparat desa, petugas keamanan, atau instansi terkait agar dapat ditangani secepatnya sebelum meluas.

“Kewaspadaan dan kepatuhan kita bersama adalah kunci utama. Mari kita jaga lingkungan, hutan, tempat tinggal, dan keselamatan keluarga kita sendiri. Cegah sejak dini, jangan biarkan kelalaian membawa kerugian besar bagi kita semua,” pesan Bupati Ronald Kandoli saat diwawancari Media Jumat 31/07.

 

(Liputan: Jimmy R)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *