SERANG, ObjekBerita.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) resmi menabuh genderang reformasi internal.
Melalui Konferensi Kerja Nasional (Konkernas) yang digelar di Aston Serang Hotel & Convention Center, Banten, organisasi wartawan tertua di Indonesia ini bertekad menyudahi drama konflik internal yang selama ini menghambat gerak organisasi.
Agenda utama pertemuan besar ini sangat krusial, yakni menuntaskan penyusunan dan penetapan Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) sebagai mandat mutlak dari Kongres PWI Cikarang 2025.
Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, dalam pembukaannya menegaskan bahwa forum ini bukan sekadar seremoni rutin.
Menurutnya, Konkernas Serang adalah momentum “hidup mati” untuk memperbaiki tata kelola PWI yang sempat goyah akibat perbedaan tafsir regulasi.
“Ini amanat Kongres Cikarang 2025. PD/PRT harus diselesaikan secara tuntas. Jangan ada lagi keputusan setengah-setengah,” tegas Munir di hadapan jajaran pengurus pusat dan perwakilan provinsi se-Indonesia.
Munir secara blak-blakan menyentil bahwa akar masalah friksi internal selama ini adalah absennya aturan yang tegas dan mengikat.
Ia mengimbau seluruh kader untuk menanggalkan kepentingan pribadi maupun kelompok demi menyelamatkan nama baik PWI.
“Mari kita jauhi kepentingan PWI pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota. Yang harus kita jaga adalah kepentingan PWI sebagai organisasi profesi. Organisasi sebesar ini tidak boleh terjebak konflik hanya karena ego kepentingan,” ujarnya disambut riuh tepuk tangan peserta.
Keputusan yang diambil dalam Konkernas ini diyakini akan menjadi fondasi baru bagi PWI untuk lebih adaptif terhadap dinamika jurnalistik modern sekaligus mengakhiri polemik panjang yang menggerus energi organisasi.
TamuraWatung







