MINAHASA SELATAN, ObjekBerita.id – Suasana Pendopo Rumah Dinas Bupati Minahasa Selatan (Minsel) tampak hangat sekaligus berbobot pada Selasa (19/5/2026).
Di hadapan jajaran Bupati Minsel Franky Donny Wongkar, SH dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara (Sulut) periode 2026-2031, Sintya N.C. Bojoh, menyampaikan visi besar organisasi dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang digelar oleh PWI Kabupaten Minsel.
FGD ini menjadi momentum penting untuk menyatukan persepsi dan melahirkan pemikiran konstruktif demi kemajuan daerah.
“FGD saat ini sekiranya kita dapat bicara bersama-sama, menyatukan persepsi ataupun pemikiran yang konstruktif berdasarkan tema yang ada saat ini,” ujar Sintya Bojoh dalam sambutannya.
Di tengah ketatnya persaingan global antarorganisasi saat ini, Sintya menegaskan bahwa kehadiran PWI Sulut membawa semangat kebersamaan untuk meningkatkan marwah profesi wartawan.
Sebagai organisasi yang diakui resmi oleh negara dan pemerintah, PWI memiliki tanggung jawab moral yang besar.
“PWI wajib berdiri kokoh sebagai salah satu pilar demokrasi. Untuk itu, seluruh anggotanya dituntut mutlak untuk selalu mengedepankan Kode Etik Jurnalistik (KEJ) saat menjalankan tugas di lapangan,” pesan Ketua PWI Sulut.
Lebih lanjut, Sintya mengingatkan bahwa PWI merupakan bagian tak terpisahkan dari lembaga konstituen Dewan Pers yang bergerak berdasarkan payung hukum Undang-Undang Pers.
“Sinergi antara Dewan Pers dan PWI terus diperkuat, khususnya dalam hal peningkatan kompetensi jurnalistik secara berkelanjutan,” ucap dia.
Salah satu poin penting yang mencuri perhatian dalam penyampaian Ketua PWI Sulut dalam kegiatan ini adalah komitmen organisasi untuk melangkah maju pasca-rekonsiliasi internal.
Sintya mengungkapkan bahwa sinergi kuat antara Dewan Pers dan PWI telah berhasil menyelesaikan konflik dualisme yang sempat terjadi melalui jalan Kongres Persatuan.
“Dengan jiwa besar dan semangat perubahan, seluruh elemen PWI sepakat menaruh nama besar organisasi di atas kepentingan pribadi maupun kelompok, dengan tetap bersandar pada Pedoman Dasar dan Pedoman Rumah Tangga (PD/PRT) PWI,” pungkasnya
Bobot strategisnya acara FGD PWI Minsel ini tercermin dari deretan pejabat teras yang hadir secara langsung.
Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu membawa dampak positif bagi keterbukaan informasi dan pembangunan di Minahasa Selatan.
TamuraWatung







