Kawula muda Kawanua Yang Tersebar Di Wilayah Victoria Australia Kumpul Bersama Rayakan Natal

Internasional186 Views

Melbourne – Objekberita.id. Anak anak muda asal Sulawesi Utara di negara bagian Victoria Australia merayakan momentum natal tahun ini dengan kumpul Bersama sambil bersenda gurau dan bercerita kisah kisah natal untuk memendam kerinduan akan keluarga dan kampung halaman karena mereka belum bisa kembali untuk merayakan natal Bersama keluarga untuk tahun ini. Bertempat di rumah keluarga J. Lengkong asal Minahasa di Melbourne pada hari Kamis (25/12/2025), mereka berkumpul untuk merayakan Natal 2025. Mereka datang dari luar kota di daerah pertanian, perkebunan dan peternakan.

Bertemu dan berBBQ Natal 2025 di kota Melbourne merupakan satu hal yang luar biasa bagi mereka karena bisa bertemu dengan teman baru walaupun dari satu program yang dikenal dengan program Working Holiday (WHV). Ada yang sudah 2 tahun lebih dan ada yg baru beberapa bulan berada di Negara Bagian Victoria. Mereka semua bekerja di berbagai perusahan yang berjarak 80km sampai 500 km dari kota Melbourne.

Para senior orang Manado yang tinggal di Melbourne sangat senang dan bangga melihat banyaknya pemuda pemuda dari Manado Sulawesi Utara yang datang berjuang mencari kerja serta menambah pengalaman dan wawasan lebih luas di Negara Bagian Victoria.


“Saat ini di Australia hampir 200 pemuda/i berasal dari Manado yang tersebar diseluruh negara bagian dan semua sudah mendapat pekerjaan, dan berita terbaru pada awal bulan ini ada sekitar 27 anak anak asal Sulawesi Utara yang sudah mendapat Visa dan siap datang ke Australia. Mereka akan tiba di Melbourne mulai bulan Januari 2026, “ungkap Lucky lexy Kalonta seorang senior Warga asal kawanua yang selalu peduli dan mengajak anak muda untuk datang ke Australia melalui program WHV maupun program student.

Dari percakapan memang banyak suka duka yang dihadapi namun anak anak muda kawanua ini sangat menikmati bekerja di Australia dan tidak merasa jauh karena ada banyak warga kawanua yang saling membantu. “Benua ini masih kosong sehingga pemerintah Australia membuka kesempatan bagi siapa saja yang ingin bekerja disini pasti akan diterima dengan baik oleh pemerintah Australia, “Tambah Lucky Kalonta dan diiyakan seorang pemudi Jessika Pakasi asal Touliang Oki Tondano. (HenceKaramoy)