Parigi, ObjekBerita.id – Sebuah kisah inspiratif datang dari balik jeruji besi.
Di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Parigi, Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah, warga binaan menunjukkan kreativitas luar biasa dengan mengubah drum bekas menjadi tong sampah yang fungsional dan bernilai.
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari program pembinaan yang dirancang untuk membekali warga binaan dengan keterampilan baru.
Di bawah bimbingan para staf, mereka belajar memotong drum bekas dan mengelasnya untuk menciptakan kaki yang kokoh.
Seluruh proses dikerjakan dengan serius dan penuh ketelitian, menunjukkan semangat para warga binaan untuk belajar hal-hal baru.
Kepala Lapas Parigi, Fentje Mamirahi, pada Kamis (7/8/2025) menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki dua tujuan utama.
“Selain memberikan keterampilan teknis, kami juga ingin menanamkan budaya hidup bersih dan sehat,” ujarnya.
“Para warga binaan tidak hanya membuat solusi untuk masalah sampah, tetapi juga membangun kesadaran diri tentang pentingnya menjaga lingkungan.”
Lebih dari sekadar menciptakan produk, inisiatif ini membuktikan bahwa penjara adalah tempat untuk bertumbuh, belajar, dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik.
“Dengan keterampilan baru ini, diharapkan para warga binaan memiliki bekal untuk menjalani hidup yang lebih mandiri dan produktif saat kembali ke masyarakat,” pungkasnya.
Pelaksanaan kegiatan berjalan lancar dan kondusif, mencerminkan suasana pembinaan yang positif di Lapas Parigi.
Ini adalah bukti nyata bahwa dengan bimbingan yang tepat, warga binaan dapat bangkit dan memiliki harapan baru untuk masa depan.
Redaksi