Pimpin Rapat Kerja, Bupati RK Fokus Evaluasi Kinerja dan Disiplin ASN

Daerah, Mitra197 Views

MITRA, ObjekBerita.id – Bupati Minahasa Tenggara (Mitra), Ronald Kandoli, memimpin Rapat Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Minahasa Tenggara di Ruang Rapat Lantai 3 Kantor Bupati 05/03/26.

Rapat ini dihadiri oleh para Asisten, Staf Ahli, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Camat, Kepala Bagian, hingga Kepala Puskesmas.

Fokus utama pembahasan mencakup evaluasi kinerja program serta tindak lanjut pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) oleh BPK RI Perwakilan Sulawesi Utara. Bupati Ronald Kandoli mengungkap temuan mengejutkan dari BPK terkait manipulasi kehadiran, dengan lebih dari seribu Aparatur Sipil Negara di lingkup Pemkab Mitra terindikasi menggunakan aplikasi Fake GPS untuk mengelabui sistem absensi.

Menanggapi hal tersebut, Bupati menginstruksikan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan evaluasi internal secara total.

“Pimpinan perangkat daerah jangan ragu mengambil langkah tegas. ASN yang kurang disiplin harus segera dibina sesuai ketentuan perundang-undangan,” tegas Bupati.

Bupati juga menekankan pentingnya penyelesaian Laporan Keuangan sebelum batas waktu 16 Maret dan meminta setiap OPD memastikan program RK-FT berjalan efektif dan berdampak nyata bagi masyarakat. Selain itu, Bupati meminta agar seluruh aset Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara diberi label secara terperinci guna mempermudah pengawasan dan inventarisasi.

“Ke depannya, Pemkab akan melakukan monitoring dan evaluasi berkala. OPD dengan tingkat pelanggaran tinggi atau capaian kinerja rendah akan menjadi perhatian khusus,” ujar Bupati.

Bupati Ronald Kandoli menegaskan bahwa hasil evaluasi hari ini akan menjadi dasar penilaian kinerja lanjutan bagi seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara.

“Saya tegaskan kepada seluruh jajaran untuk meningkatkan integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab. Sistem pengawasan internal harus diperkuat agar pelanggaran serupa tidak terulang kembali,” pungkasnya.

 

Reporter: Jimmy Rumondor