BPS Minsel Terjunkan 242 ‘Pasukan’ Digital untuk Bedah Potensi Ekonomi Daerah

AMURANG, ObjekBerita.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) resmi memulai persiapan besar untuk memetakan urat nadi perekonomian daerah.

Sebanyak 242 Petugas Lapangan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) mulai digembleng dalam pelatihan intensif yang dipusatkan di Sutanraja Hotel Amurang, Rabu (3/6/2026).

Untuk memastikan kinerja di lapangan berjalan optimal dan aman, BPS Minsel tidak main-main dalam memberikan proteksi.

Seluruh petugas yang diterjunkan dipastikan telah dilindungi oleh jaminan BPJS Ketenagakerjaan.

Pelatihan berskala besar ini dibuka langsung oleh Bupati Minsel yang diwakili Asisten 2 Pemkab Minsel, Frangky Tangkere, SP., M.Si., bersama Kepala BPS Minsel Irena Listianawati, SST, SE, M.Si., dan Wakapolres Minsel, Kompol Juli E. Bandangan, S.H. 

Agenda ini akan berlangsung maraton selama 11 hari (3–13 Juni 2026) yang dibagi dalam 3 gelombang.

Kepala BPS Minsel, Irena Listianawati, menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi merupakan agenda krusial 10 tahunan yang sudah berjalan sejak 1986.

Memasuki pelaksanaan yang ke-5 ini, BPS melakukan lompatan teknologi.

Mode pengumpulan data SE2026 kali ini sepenuhnya menggunakan smartphone melalui aplikasi khusus. Ini dilakukan untuk mempercepat arus data dan memperketat sistem keamanan,” ujar Irena.

Di hadapan ratusan peserta, Irena mengingatkan agar para petugas memanfaatkan masa pelatihan 3 hari di setiap gelombang ini dengan maksimal.

Mereka dilatih langsung oleh Instruktur Daerah yang telah mengantongi standar nasional.

Fokus dari awal sampai akhir, jangan ragu bertanya. Ingat, jaga etika saat berhadapan dengan masyarakat, dan jaga kerahasiaan data. Data SE2026 ini tidak boleh sembarangan diberikan ke pihak lain,” tegasnya.

Output dari sensus ini nantinya akan menguliti struktur usaha di Minsel dan mendeteksi sektor apa saja yang masih bertahan atau tumbuh.

Langkah agresif BPS Minsel ini mendapat respons positif dan dukungan penuh dari jajaran Pemerintah Kabupaten.

Membacakan sambutan tertulis Bupati, Asisten 2 Frangky Tangkere menyatakan bahwa Pemkab Minsel sangat mengapresiasi kesiapan BPS.

Bagi Pemkab Minsel, hasil dari SE2026 ini akan menjadi kompas utama dalam menentukan arah kebijakan ekonomi daerah ke depan.

Data ekonomi yang akurat sangat kami butuhkan untuk mengidentifikasi potensi usaha yang belum tergarap, memetakan sektor unggulan, memperkuat daya saing UMKM, hingga mendorong masuknya investasi dan membuka lapangan kerja baru,” jelas Frangky.

Ia menegaskan, Pemkab Minsel berkomitmen memberikan dukungan total demi suksesnya SE2026.

Ini adalah bagian penting dari komitmen kami untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berbasis data (data-driven governance),” pungkasnya.

TamuraWatung