Bebas Bersyarat: WBP Inisial MF Kembali ke Keluarga dengan Misi Baru

Parigi, ObjekBerita.id – Tanggal 11 Agustus menjadi hari yang penuh makna bagi MF, seorang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Parigi Kanwil Ditjenpas Sulteng.

Setelah menjalani masa pidana, ia secara resmi menghirup udara bebas melalui program Cuti Bersyarat (CB).

Kepulangannya bukan sekadar akhir dari masa hukuman, melainkan awal dari babak baru yang penuh harapan.

Kepala Lapas Parigi, Fentje Mamirahi, mengungkapkan bahwa kebebasan bersyarat ini diberikan setelah melalui proses evaluasi yang ketat.

Selama di Lapas, MF menunjukkan perubahan perilaku yang signifikan.

“MF aktif mengikuti program pembinaan, mulai dari keterampilan kerja hingga kegiatan keagamaan. Perubahan positif ini menjadi salah satu pertimbangan utama,” jelas Fentje.

Setelah keluar, MF tidak sepenuhnya lepas dari pengawasan.

Ia kini berada di bawah bimbingan Balai Pemasyarakatan (Bapas).

“Tahapan ini penting untuk memastikan MF dapat beradaptasi kembali dengan lingkungan, menjalin hubungan baik dengan keluarga, dan yang terpenting, berkontribusi positif bagi masyarakat,” kata Fentje.

Dengan mata berkaca-kaca, MF menyampaikan rasa syukurnya.

“Saya sangat berterima kasih atas kesempatan kedua ini. Saya berjanji akan kembali ke keluarga, bekerja keras, dan menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya dengan penuh haru.

Kisah MF menjadi bukti nyata keberhasilan program pembinaan di Lapas, yang bertujuan mengembalikan WBP menjadi anggota masyarakat yang produktif dan bertanggung jawab.

Sumber: Humas Lapas Parigi

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *