MITRA,ObjekBerita.id — Bupati Minahasa Tenggara (Mitra), Ronald Kandoli memberikan suport dan motivasi kepada adik-adik di Minahasa Tenggara yang akan mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah / MPLS untuk masuk Sekolah Rakyat yang dibiayai pemerintah.
Pertemuan tersebut berlangsung di Kediaman Bupati, Kamis 28 Agustus 2026. Bupati Ronald menegaskan program Sekolah Rakyat merupakan kesempatan emas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan berkualitas secara gratis.
“Ini bukti negara hadir. Sekolah gratis, asrama gratis, makan gratis. Tugas kalian hanya belajar sungguh-sungguh dan raih masa depan,” ujar Bupati Ronald Kandoli.

Sekolah Rakyat merupakan pendidikan formal berbasis asrama yang diselenggarakan pemerintah. Kriteria utama peserta adalah anak yang berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi miskin ekstrem, miskin, dan/atau rentan, dengan sasaran utama kelompok kesejahteraan terbawah.
Kriteria yang menjadi sasaran meliputi berasal dari keluarga miskin ekstrem atau miskin, terutama keluarga pada desil 1 dan 2 dalam data sosial-ekonomi. Anak usia sekolah yang memenuhi persyaratan jenjang pendidikan yang dibuka oleh Sekolah Rakyat. Terdata dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional / DTSEN sebagai keluarga dengan tingkat kesejahteraan rendah. Bersedia mengikuti pendidikan berasrama karena Sekolah Rakyat menggunakan sistem boarding/asrama. Serta mengikuti proses seleksi/asesmen yang ditetapkan, termasuk pemetaan potensi dan kesiapan anak untuk mengikuti program pendidikan.
Bupati Ronald juga menegaskan tidak berarti semua anak desil 1–2 otomatis diterima. Penetapan peserta tetap mengikuti kuota, jenjang yang tersedia, hasil verifikasi data, dan mekanisme seleksi Sekolah Rakyat di daerah masing-masing.
(Liputan: Jimmy R)






